Yang tidak termasuk tahapan pembinaan persatuan dan kesatuan adalah

Ada sejumlah tahap dalam pembinaan persatuan bangsa Indonesia. (Unsplash/MufidMajnun)

adjar.id - Tahukah Adjarian apa saja tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia?

Persatuan adalah hal yang sangat penting bagi suatu bangsa, termasuk Indonesia.

Persatuan berarti satu atau tidak terpecah-pecah.

Persatuan terbentuk dari komponen-komponen dengan berbagai corak yang menjadi satu.

O iya, persatuan berkaitan erat dengan keutuhan, Adjarian.

Di masa perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan, persatuan menjadi kunci yang mendorong semangat, motivasi, dan penggerak perjuangan.

Nah, dalam pembinaan persatuan bangsa Indonesia, ada tahapan-tahapannya.

Berikut tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia yang paling menonjol sebagaimana dikutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas VIII SMP/MTs edisi revisi 2017.

"Ada sejumlah tahap dalam pembinaan persatuan bangsa Indonesia."

Baca Juga: 3 Faktor Pendorong Persatuan dan Kesatuan Bangsa

4 Tahap Pembinaan Persatuan Bangsa Indonesia

1. Perasaan Senasib


Page 2

Ada sejumlah tahap dalam pembinaan persatuan bangsa Indonesia. (Unsplash/MufidMajnun)

Perasaan senasib sebagai bangsa dapat meningkatkan rasa persatuan seluruh rakyat Indonesia.

Nah, bagaimana perasaan senasib tersebut dapat muncul?

Perasaan senasib bisa muncul karena sejumlah faktor.

Salah satunya adalah faktor keterikatan terhadap tempat kelahiran atau menghadapi suatu masalah tertentu.

Bangsa Indonesia sendiri pernah dijajah sekian lama.

Nah, hal tersebut dapat mendorong perasaan senasib bangsa Indonesia.

"Salah satu tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia yang menonjol adalah adanya perasaan senasib atas pengalaman penjajahan."

Baca Juga: Memahami Arti dan Makna Bhinneka Tunggal Ika bagi Bangsa Indonesia

2. Kebangkitan Nasional

Pelopor kebangkitan nasional bangsa Indonesia adalah Budi Utomo pada tahun 1908.

Kebangkitan nasional merupakan pergerakan nasional bangsa Indonesia di mana kondisi dan potensi sebagai sebuah bangsa mulai disadari.

Nah, ciri kebangkitan nasional di antaranya ialah perjuangan bangsa Indonesia diwarnai dengan perjuangan untuk kepentingan nasional.


Page 3

Ada sejumlah tahap dalam pembinaan persatuan bangsa Indonesia. (Unsplash/MufidMajnun)

Jadi, bukan hanya sebatas untuk kepentingan daerah masing-masing.

3. Sumpah Pemuda

Sumpah pemuda adalah sebuah penegas bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan sebuah negara yang memiliki identitas.

Di samping itu, juga untuk mewujudkan negara yang dicintai oleh rakyatnya, Adjarian.

"Kebangkitan nasional dan sumpah pemuda juga menjadi tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia yang menonjol."

Baca Juga: 5 Contoh Sikap yang Mencerminkan Persatuan dan Kesatuan di Sekolah

4. Proklamasi Kemerdekaan

Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Nah, proklamasi kemerdekaan tersebut merupakan titik puncak perjuangan seluruh rakyat Indonesia, Adjarian.

Coba Jawab!
Dari mana perasaan senasib dalam suatu bangsa dapat muncul?
Petunjuk: Cek halaman 2.

Tonton video ini, yuk!

KOMPAS.com - Persatuan dan kesatuan memiliki makna bersatunya keragaman dalam masyarakat Indonesia, seperti suku, agama, ras, sosial budaya, dan ekonomi, menjadi satu keutuhan.

Persatuan dan kesatuan merupakan hal yang sangat penting bagi bangsa yang bersifat majemuk, seperti Indonesia.

Adanya persatuan dan kesatuan akan menciptakan kebersamaan dan toleransi yang dapat memunculkan keharmonisan dalam hidup berdampingan sebagai sebuah bangsa dan negara.

Baca juga: Contoh Perilaku yang Mencerminkan Rasa Persatuan dan Kesatuan

Persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia tidak muncul secara instan.

Video Rekomendasi

Butuh waktu yang lama dan proses yang sangat dinamis untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan ini.

Setidaknya, terdapat empat tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia yang paling menonjol, yaitu:

  • Perasaan senasib,
  • Kebangkitan nasional,
  • Sumpah Pemuda,
  • Proklamasi kemerdekaan.

Berikut penjelasannya:

Perasaan Senasib

Kenyataan bahwa Indonesia pernah terjajah di masa lalu mendorong munculnya perasaan senasib pada rakyat Indonesia.

Kondisi ini memunculkan cita-cita yang sama akan masa depan yang merdeka dan bebas dari penjajah.

Perasaan senasib sebagai bangsa inilah yang kemudian meningkatkan rasa persatuan pada seluruh rakyat Indonesia untuk bangkit melawan penjajah tanpa memandang latar belakang suku, etnis, bahasa, agama, dan lain-lain.

Baca juga: Dampak Tidak Adanya Persatuan dan Kesatuan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Kebangkitan Nasional

Kebangkitan nasional menjadi momentum pergerakan perjuangan bangsa Indonesia yang mulai menyadari kondisi dan potensi sebagai suatu bangsa.

Kebangkitan nasional ditandai dengan perjuangan rakyat Indonesia yang bertujuan untuk kepentingan nasional dan bukan hanya kepentingan daerah dan kelompok masing-masing.

Munculnya kebangkitan nasional berawal dari berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

Setelah itu, banyak organisasi pergerakan nasional yang bermunculan, seperti Serikat Islam, Muhammadiyah, Indische Partij, dan lain-lain.

Tujuan semua organisasi ini sama, yaitu untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 juga menjadi tonggak bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan sebuah negara yang beridentitas dan dicintai rakyat.

Dalam peristiwa ini, pemuda pemudi Indonesia berikrar bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia; berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; dan menggunakan bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda menjadi tumpuan cita-cita menuju Indonesia yang merdeka.

Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 merupakan puncak dari perjuangan rakyat Indonesia untuk lepas dari belenggu bangsa asing.

Proklamasi kemerdekaan yang dibacakan presiden pertama, Soekarno, dan wakilnya, Mohammad Hatta, menjadi bentuk deklarasi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan bebas dari jajahan.

Peristiwa bersejarah ini menjadi bagian dari tahapan munculnya persatuan bangsa Indonesia.

Referensi:

  • Adiwidjaja, Ignatius. 2017. Politik Bernegara: Dalam Kajian Dinamika Ideologi, Politik, dan Kekuasaan. Yogyakarta. Zahir Publishing.
  • Umi, Christiana. 2019. Arif Cerdas SD/MI Kelas 6. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Pertama, Perasaan senasib dan sepenanggungan, selama ratusan tahun bangsa Indonesia terbelengu oleh jeratan penjajahan bangsa-bangsa asing maka rasa saling mempunyai terhadap tanah air dan seluruh komponennya juga semakin dirasakan oleh tiap-tiap warga negara Indonesia. Kedua, Kebangkitan Nasional, kebangkitan nasional diawali dengan lahirnya organisasi pemuda yang yang bernama Budi Oetomo pada tanggal 28 Mei 1908. Ketiga, Sumpah Pemuda 1928, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, para pemuda merumuskan suatu sumpah yang menjadi pernyataan legitimasi atas persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Keempat, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945, yang menjadi titik puncak dari perjuangan rakyat Indonesia. Dengan demikian tahapan pembinaan persatuan bangsa Indonesia adalah Perasaan senasib dan sepenanggungan - Kebangkitan Nasional - Sumpah Pemuda 1928 - Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945.