Tuliskan contoh sikap mencintai sesama manusia yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

KOMPAS.com - Pelajar Pancasila menjadi salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang wajib diimplementasikan para siswa.

Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Program pelajar Pancasila ini bertujuan untuk penguatan karakter para siswa. Sikap pelajar Pancasila ini juga bisa diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari para siswa.

Melansir dari laman Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek, Minggu (24/7/2022), berikut contoh-contoh sikap yang menggambarkan nilai-nilai Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja itu?

Baca juga: Cek Biaya UKT Jalur Mandiri di UGM, UNY dan UPN Jogja 2022

Contoh sikap pelajar Pancasila

1. Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia

Elemen kunci dari beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak Mulia meliputi akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, serta akhlak bernegara.

Contohnya dengan menjalankan perintah agama sesuai kepercayaan masing-masing, berkata dan berbuat baik sesuai ajaran agama, bersikap ramah, sopan, dan menghargai sesama manusia, mencintai dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar dan bertingkah sebagai tidak warga negara yang baik dan tidak melawan hukum.

2. Berkebinekaan Global

Sebagai siswa yang menerapkan profil pelajar Pancasila harus mengenal dan menghargai kebudayaan lain, mampu berkomunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama. Serta merefleksi dan bertanggung jawab terhadap pengamalan kebinekaan.

Baca juga: Berkomitmen Lindungi Anak, Kemendikbud Ristek Raih Penghargaan Anugerah KPAI 2022

Contohnya dengan mencoba mengenal dan menghargai teman dari suku yang berbeda, menggali cara komunikasi yang efektif dengan teman dari suku yang berbeda serta mengumpulkan informasi terkait ragam budaya sebagai bekal untuk membangun relasi yang baik dengan sesama.

3. Gotong Royong

Gotong-royong merupakan salah satu nilai luhur yang dipegang teguh oleh bangsa Indonesia. Elemen kunci dalam gotong royong adalah kolaborasi, kepedulian, dan berbagi.

Siswa bisa mengimplementasikan dengan berkolaborasi dengan orang lain, menanamkan kepedulian pada hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan bersama. Serta terbuka untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, atau sumber daya lain yang memungkinkan.

Baca juga: Astra Internasional Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan S1, Buruan Daftar

Sikap-sikap tersebut bisa mendorong terjadinya kolaborasi apik untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.

4. Mandiri

Mandiri juga merupakan salah satu nilai yang harus dimiliki sebagai Pelajar Pancasila dalam arti bertanggung jawab atas proses dan hasil belajar yang ditempuh.

Sikap mandiri dapat diwujudkan dengan memiliki kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta memiliki regulasi diri.

Contohnya, jika menghadapi situasi sulit maka siswa dapat dengan tenang mencari solusi sendiri dan menghadapi situasi dengan bijak.

Baca juga: Beasiswa S2 Belanda, Dapat Biaya Kuliah dan Tunjangan Hidup

5. Bernalar kritis

Kemampuan bernalar kritis juga merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pada abad 21.

Sikap bernalar kritis ini bisa diterapkan saat siswa memperoleh dan memproses informasi serta gagasan, menganalisis sekaligus mengevaluasi proses penalaran yang terjadi dalam pikiran, merefleksikan pemikiran dan proses berpikir itu sendiri; serta mengambil keputusan sebagai hasil dari proses berpikir. 

6. Kreatif

Pelajar Pancasila juga ditandai dengan kreativitas yang baik dimana pelajar mampu menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermanfaat, dan berdampak baik itu berupa gagasan, karya, atau tindakan.

Contoh sikap pelajar Pancasila yang kreatif yakni dengan memberikan ide yang berbeda dari teman-teman lain dalam suatu proyek. Serta mampu mengolah informasi atau mencari inspirasi dan melahirkan gagasan baru, serta menyelesaikan masalah dengan cara atau pendekatan yang berbeda.

Baca juga: Tips Lulus Kuliah 3,5 Tahun, Mahasiswa Wajib Tahu

Demikian contoh sikap pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Siswa ini menjadikan contoh ini untuk diterapkan saat beraktivitas baik di sekolah maupun di rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

JatimNetwork.com - Simak contoh sikap yang sesuai dengan nilai-nilai sila Pancasila di bawah ini.

Selain sebagai falsafah hidup, Pancasila juga dijadikan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia serta dasar negara.

Sehingga fungsi dari Pancasila tersebut perlu diamalkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 6 Contoh Yel Yel MPLS SMA/SMK Singkat dan Gampang Dihafal Pakai Nada Lagu yang Viral, Bikin Tambah Semangat!

Karena, dengan menerapkan fungsi dari Pancasila tersebut, bangsa Indonesia dikenal memiliki kepribadian yang baik.

Lantas, apa saja contoh sikap yang sesuai dengan nilai-nilai sila Pancasila?

Dilansir JatimNetwork.com dari berbagai sumber, berikut ini adalah contoh sikap yang sesuai dengan nilai-nilai sila Pancasila:

Baca Juga: Kunci Jawaban Teka-Teki MPLS dan MOS : Snack, Kue, Nasi, Air, Buah, Hingga Permen

1. Sila ke-1: Ketuhanan yang Maha Esa. Makna sila ke-1 Pancasila yaitu setiap warga negara bersikap berdasar sifat ketuhanan.


Page 2

- Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. - Mengembangkan toleransi agama sejak dini. - Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup. - Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaan kepada orang lain.

- Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

2. Sila ke-2: Sila Pancasila kedua berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Makna sila ke-2 Pancasila yaitu mengakui bahwa kedudukan setiap warga negara adalah sama.

Baca Juga: 100+ Kunci Jawaban Teka-teki MPLS 2022, Clue untuk Nama Makanan hingga Minuman

- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. - Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. - Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. - Tidak semena-mena terhadap orang lain. - Berani membela kebenaran dan keadilan. - Saling mencintai sesama manusia.

- Mengembangkan sikap tenggang rasa.


- Mengembangkan sikap menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain, karena bangsa Indonesia adalah bagian dari seluruh umat manusia.

3. Sila ke-3: Pancasila berbunyi Persatuan Indonesia. Makna sila ke-3 Pancasila yaitu menyatunya bangsa Indonesia dari berbagai sendi kehidupan, yaitu politik, sosial, budaya, ekonomi, pertahanan, dan keamanan.

- Cinta tanah air dan bangsa. - Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. - Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang berbhineka Tunggal Ika. - Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.

- Bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia.

4. Sila ke-4: Pancasila berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Sila ke-4 Pancasila ini berhubungan dengan bangsa Indonesia yang memiliki prinsip demokrasi dan kedaulatan rakyat.

- Meliputi semangat kekeluargaan untuk mencapai mufakat dalam musyawarah. - Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. - Melakukan musyawarah dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. - Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

- Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

- Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

- Menerima dan melaksanakan hasil musyawarah dengan itikad yang baik dan lapang dada.

5. Sila ke-5: Pancasila berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila ke-5 Pancasila berhubungan dengan sikap adil dan menghormati hak asasi manusia.

- Menghargai dan mengapresiasi hasil karya orang lain. - Menghormati hak-hak orang lain. - Bersikap adil. - Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. - Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. - Tidak bersifat boros. - Tidak bergaya hidup mewah dan berfoya-foya. - Suka bekerja keras. - Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. - Suka menolong kepada orang lain.

- Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.


- Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.


Page 3

Tahukah Sobat SMP bahwa setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN)? Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini kembali diperingati dengan mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Peringatan Hari Anak Nasional adalah dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa. 

Hal tersebut sejalan dengan visi misi Indonesia Maju tahun 2045 dimana anak-anak Indonesia yang ada saat ini memegang peranan strategis Oleh karena anak-anak Indonesia diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter dan dalam sukacita yang bersendikan kepada nilai-nilai moral yang kuat.

Sebagai pihak yang mengampu bidang pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga telah mencanangkan program penguatan karakter peserta didik melalui Profil Pelajar Pancasila. Nah, mungkin sebagian besar dari Sobat SMP sudah tidak asing ya dengan Profil Pelajar Pancasila. Atau bahkan sudah mengetahui apa saja nilai-nilai di dalam Profil Pelajar Pancasila. 

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Direktorat SMP ingin membahas mengenai contoh-contoh sikap yang menggambarkan nilai-nilai Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja itu? 

1. Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia

Elemen kunci dari beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak Mulia meliputi akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, serta akhlak bernegara. Contoh sikap yang bisa Sobat SMP laksanakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan menjalankan perintah agama sesuai kepercayaan masing-masing; berkata dan berbuat baik sesuai ajaran agama; bersikap ramah, sopan, dan menghargai sesama manusia; mencintai dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar; dan bertingkah sebagai tidak warga negara yang baik dan tidak melawan hukum. 

2. Berkebinekaan Global

Sebagai bagian dari warga dunia, Sobat SMP juga harus mengenal dan menghargai kebudayaan lain, mampu berkomunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, serta merefleksi dan bertanggung jawab terhadap pengamalan kebinekaan. Contoh sikap Sobat SMP yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan mencoba mengenal dan menghargai teman dari suku yang berbeda; menggali cara komunikasi yang efektif dengan teman dari suku yang berbeda; serta mengumpulkan informasi terkait ragam budaya sebagai bekal untuk membangun relasi yang baik dengan sesama.

3. Gotong Royong

Baca Juga  Sang Juara: Inilah Para Pemenang KOSN 2021 Jenjang SMP

Gotong-royong merupakan salah satu nilai luhur yang dipegang teguh oleh bangsa Indonesia. Elemen kunci dalam gotong royong adalah kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. Karena itu Sobat SMP dapat mencoba untuk berkolaborasi dengan orang lain, menanamkan kepedulian pada hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan bersama, serta terbuka untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, atau sumber daya lain yang memungkinkan. Sikap-sikap tersebut bisa mendorong terjadinya kolaborasi apik untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.

4. Mandiri

Mandiri juga merupakan salah satu nilai yang harus dimiliki sebagai Pelajar Pancasila dalam arti bertanggung jawab atas proses dan hasil belajar yang ditempuh. Sikap mandiri dapat diwujudkan dengan memiliki kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta memiliki regulasi diri. Sebagai contoh, apabila dihadapkan dalam situasi sulit maka Sobat SMP dapat dengan tenang mencari solusi sendiri dan menghadapi situasi dengan bijak.

5. Bernalar Kritis

Kemampuan bernalar kritis juga merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pada abad 21. Lalu sikap seperti apa saja yang menandakan terbentuknya pemikiran yang kritis? Contohnya seperti bagaimana cara Sobat SMP memperoleh dan memproses informasi serta gagasan; menganalisis sekaligus mengevaluasi proses penalaran yang terjadi dalam pikiran; merefleksikan pemikiran dan proses berpikir itu sendiri; serta mengambil keputusan sebagai hasil dari proses berpikir. Dengan terus mengevaluasi penalaran dan proses berpikir maka Sobat SMP dapat mengasah kemampuan bernalar kritis. 

6. Kreatif

Pelajar Pancasila juga ditandai dengan kreativitas yang baik dimana pelajar mampu menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermanfaat, dan berdampak baik itu berupa gagasan, karya, atau tindakan. Bagaimana sih contoh sikap kreatif itu? Misalnya memberikan ide yang berbeda dari teman-teman lain dalam suatu proyek, mampu mengolah informasi atau mencari inspirasi dan melahirkan gagasan baru, serta menyelesaikan masalah dengan cara atau pendekatan yang berbeda. 

Nah, itulah dia contoh sikap-sikap yang menggambarkan Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, nilai-nilai apa saja yang sudah ada dalam diri Sobat SMP? Yuk, sama-sama mengamalkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila agar Sobat SMP menjadi insan yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter. 

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Referensi: 

https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/profil-pelajar-pancasila/