Berikan tiga macam pakaian tetua wanita adat Lampung

News Lampung

Mengenal Perbedaan Pakaian Adat Pengantin Lampung Pepadun & Sai Batin

Unik, estetik dan memiliki makna tinggi

IDN Times/Istimewa
16 November 2020

Bandar Lampung, IDN Times - Lampung tak hanya memiliki keindahan alam saja, pakaian adat Lampung juga memiliki cri khas yang unik, estetik dan beragam. Seperti yang kita ketahui, masyarakat Lampung terbagi menjadi dua adat, yaitu adat Lampung Pepadun dan Sai Batin. Umumnya, masyarakat Lampung Pepadun tinggal di daerah daratan sedangkan masyarakat Sai Batin tinggal di daerah pesisir.

Sebab itu terdapat banyak perbedaan dalam adat istiadat yang diterapkan. Salah satu perbedaannya adalah pakaian adat pernikahan. Perbedaan pakaian adat Pepadun dan Sai Batin terletak pada mahkota yang dikenakan atau disebut dengan siger, warna pakaian serta bahan dasar pakaian.

1. Pakaian adat pepadun

Onadphotography

Pakem pakaian pengantin adat Lampung Pepadun identik warna putih. Kemudian pada aksesori kepala, mempelai wanita memakai siger yang memiliki sembilanlekukan. Sedangkan laki-laki memakai kopiah emas.

Dari segi pakaian, mempelai wanita mengenakan kebaya berwarna putih dan bawahannya mengenakan sarung tapis yang di bagian bawahnya terdapat rumbai-rumbai koin atau disebut rumbai ringgit. Sedangkan mempelai laki-laki mengenakan kemeja putih, celana panjang berwarna putih dan mengenakan sarung tumpal dengan kain selempang jungsarat. Kedua kain ini sejenis dengan kain songket. Untuk alas kaki kedua mempelaimengenakan sandal selop tutup.

Selain itu, kedua mempelai mengenakan aksesoridi tangan berupa gelang burung, gelang kano, gelang duri dan gelang bibit. Sedangkan aksesorikalung yaitu kalung inuh, buluh, papan jajar dan buah jukum. Pengantin juga mengenakan ikat pinggang serratei. Mempelai pria juga membawa keris punduk, kemudian keduanya membawa buah manggis.

2. Adat Lampung sai batin

Instagram Iyyaoktaria

Pakaian adat Lampung Sai Batin identik dengan warna merah dan emas. Kemudian hiasan kepala mempelai wanita memakai siger yang berjumlah tujuh lekukan. Sedangkan mempelai pria memakai kopiah tungkus atau tukkus. Bahan baju kedua mempelai terbuat dari kain bludru yang memiliki motif floral bunga tabur, salur, atau pucuk rebung.

Selebihnya untuk aksesoritangan juga mengenakan gelang burung, dan gelang kana. Kalung biasanya memakai kalung papan jajar, kalung buah jukum bangkang, kalung gajah minung atau selembok. Selanjutnya memakai ikat pinggang pending emas atau disebut juga bubinting.

Pada Lampung Pepadun mempelai wanita tidak memakai selempang jungsarat. Sedangkan pada Lampung Sai Batin kedua mempelai memakai satu buah selempang jungsarat yaitu selempang sejenis dengan songket yang diselempangkan dari bahu kanan ke pinggang kiri.

Baca Juga: 5 Tradisi Unik Masyarakat Lampung Kamu Perlu Tahu

3. Makna siger yang dikenakan wanita adat pepadun

Hasbundayo.com

Siger yang dikenakan oleh mempelai wanita adat Pepadun dan Sai Batin memiliki perbedaan. Siger Pepadun memiliki kerangka topi seperti anggagh atau mahkota mighul yang dilapisi kain bludru umumnya kain bludru tersebut berwarna merah.

Kemudian dilapisi dua buah lempeng logam siger berwarna emas dengan ukuran yang sama di bagian depan dan belakang jeruji atau memiliki sembilan lekukan. Lekukan tersebut menandakan ada sembilan marga yang bersatu sehingga disebut lekuk siwa atau siwo. Lekukan tersebut memiliki ukiran salur.

Biasanya siger Pepadun terbuat dari logam emas, kuningan, perak, atau tembaga yang di sepuh menjadi warna emas. Hiasan pada siger Pepadun yaitu bunga cempaka, seraja bulan dan bulang taji.

4. Makna siger mempelai wanita ada sai batin

Instagram hagasha_aga

Siger adat Sai Batin memiliki tujuh lekuk dengan hiasan batang di setiap lekukannya. Tujuh lekuk tersebut menandakan ada tujuh adok atau gelar pada masyarakat pesisir. yaitu Suttan atau dalom, raja jukuan atau dipati, batin, radin, minak, kimas dan mas atau inton. Masyarakat adat sai batin memang masih kental dengan nuansa kerajaan.

Bentuk siger Sai Batin mirip dengan rumah gadang kerajaan Pagaruyung seperti istana si Linduang Bulan sebuah rumah pusaka dari keluarga besar di daerah Minangkabau. Karena pada masa kerajaan di tanah Sekala Bekhak , masyarakat Lampung Sai Batin mendapat pengaruh dari kerajaan Pagaruyung Minangkabau yang disebarkan oleh Ratu Ngegalang Paksi.

5. Pakaian adat Lampung pernah digunakan artis

Pobela.com

Nikita Willy dan Tara Basro yang baru saja melangsungkan pernikahannya beberapa bulan lalu mengenakan pakaian adat Lampung. Hal tersebut tentu membuat pakaian adat Sai Bumi Ruwai Jurai ini semakin di kenal. Namun pada pakaian adat yang dikenakan oleh Nikita Willy ada yang tak sesuai dengan pakem yang sudah ditetapkan oleh masyarakat Lampung.

Seperti penggunaan sarung tapis berbalut jungsarat atau sungkit yang dikenakan oleh mempelai pria. Pada dasarnya kain tapis hanya dikenakan oleh mempelai wanita saja, sedangkan mempelai pria memakai sarung atau kain tumpal.

Kemudian sesapuran atau kemban yang dipakai wanita seharusnya tidak memakai tenun sungkit melainkan menggunakan kain tumpal atau kain tenun yang memiliki corak garis kota-kotak.

Baca Juga: Patut Dicontoh, Ini 5 Falsafah Hidup Masyarakat Lampung

Berita Terkini Lainnya

14 Januari 2022 | News

Pasokan Listrik di Lampung Aman Meski Sempat Diguncang Gempa

14 Januari 2022 | News

Wilayah di Lampung Rasakan Gempa 6,7 Magnitudo Banten

14 Januari 2022 | News

BMKG: Ada Potensi Dua Gempa Susulan, Warga Lampung Diimbau Tak Panik

14 Januari 2022 | News

Gempa Dirasakan Warga Bandar Lampung, Lampu Hias di Plafon Pecah

14 Januari 2022 | News

Eks Bupati Tanggamus Dikabarkan ke NasDem, Ketua DPW: Belum Final

14 Januari 2022 | News

Walhi Lampung Soroti Rancangan Perda RTRW Bandar Lampung 2021-2040

13 Januari 2022 | News

Telan Anggaran Rp10 Miliar Tulangbawang Barat Kini Miliki Polres

13 Januari 2022 | News

Pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang Tanyakan Legalitas RALB 2021

13 Januari 2022 | News

Duh! Pengusaha dan PNS Disdik Lamteng Korupsi Dana BOS Rp4,6 Miliar

13 Januari 2022 | News

Cuaca Hari Ini 13 Januari 2022: Lampung Berawan Siang Hari

13 Januari 2022 | News

Dinkes Bantah Kabar Pesan Berantai Varian Omicron Masuk Lampung

13 Januari 2022 | News

Kejati Lampung Segera Tambah 2 Kejaksaan Negeri Baru

13 Januari 2022 | News

2 Kades Bertemu Bupati Lamsel, Curhat Pinjam Alat Berat dan Jalan Rusa

13 Januari 2022 | News

Kronologis Empat Pengedar Sabu Ditangkap Satnarkoba Polres Tanggamus

13 Januari 2022 | News

6 Tokoh NU Asal Lampung Masuk Kepengurusan PBNU, Ada Rektor Moh Mukri

13 Januari 2022 | News

Cuaca Hari Ini 13 Januari 2022: Lampung Berawan Pagi Hari

13 Januari 2022 | News

Lagi Melaut 3 Nelayan Lampung Selatan Tersambar Petir, Satu Meninggal

13 Januari 2022 | News

Kakak Temukan Adik Ipar Meninggal Dunia di Selokan Sawah Tanggamus

Video